Langsung ke konten utama

Postingan populer dari blog ini

lovebird Awe We hattrick, dan quattrick

sumber omkicau.com Rekam jejak  lovebird  Awe We  andalan Om Indra Andong (Pesut SF Samarinda) kian menghebohkan. Burung ini terus-menerus mencetak prestasi yang sensasional, dengan mencetak hattrick, quattrick, quintrick, bahkan pentatrick dalam berbagai kontes besar. Om Indra Andong bersama istri dan lovebird Awe We. Dalam  Presiden Cup IV  di Jakarta, Minggu (2/10), Awe We berhasil mencetak quintrik alias lima kali juara 1, dan sekali runner-up. Sebelumnya, dalam even kolosal  Piala Raja 2016  di Candi Prambanan, Jogja (4/9), lovebird Awe We juga meraih lima kali juara 1, serta juara 2, 4, dan 5. Banyak lovebird mania yang menilai Awe We layak menyandang predikat sebagai penerus generasi Kusumo: lovebird pertama di Indonesia yang memiliki prestasi fenomenal. Lovebird Awe We yang berwarna lutino dengan mata hitam memang terlihat eksotis. Tak hanya itu, suaranya yang panjang dan rajin bunyi inilah yang menjadi kunci utama sehingga dia kerap mencetak prestasi fenomena

jenis burung murai batu yang paling populer di indonesia

Murai batu medan Murai batu  paling populer di Indonesia murai batu yang di sebut dengan bahasa latin (Copsychus malabaricus) burung berekor panjang ini memiliki jumlah 40 jt pencinta murai baatu selain bentuknya tubuhnya yang sangat menarik murai batu memiliki suara super merdu di kalaangaan pencinta burung berkicau di habitat aslinya murai batu menyukai hutan yang lebat hutan sekunder. yang memiliki sifat teritorial burung murai batu akan berkelahi bila bertemu dengan murai batu lain yang di awali dengan mengadu suara bila salah satu ada yang merasa suranya kurang baik dari pesaingnya murai batu ini akan menyerang lawannya secara fisik untuk menjaga daerah toritorialnya. karena sura murai batu yang indah sehingga murai batu mendapat penghargaan suara kicau terbaik dan terindah pada th 1947 (The Best Song Birds-Delacour, 1947) sumber wikipedia   Murai batu medan murai batu medan memiliki ciri fisik yang berbeda pada ekor dan postur tubuhnya murai batu medan m

perawatan lovebird kusumo

Lovebird Kusumo saat dikerumuni para penggemarnya di luar gedung Balai Sindoro, PRPP Semarang, dalam even Gubernur Jateng Cup (16/8) yang digelar BnR Wilayah Jawa Tengah. Kusumo memang memiliki segudang kelengkapan untuk menjadi jawara nasional, bahkan menjuarai lebih dari 2-3 kelas dalam setiap even yang diikutinya. Misalnya sangat rajin bunyi, ngekek panjang, serta gaya dan volume yang maksimal. Om Jimmy DS mempunyai kesan tersendiri ketika menggelar kontes Surabaya Cup, 10 Mei lalu, tatkala lovebird Kusumo menjuarai enam kelas sekaligus  (pentatrick) . “Sebelumnya beberapa lovebird mania bilang kalau volume Kusumo kurang, sekadar mengandalkan kerajinan dan ngekek panjang saja. Tapi setelah saya pantau langsung dari sesi ke sesi, menurut saya volumenya cukup tembus. Jelas terdengar dari pinggir lapangan,” kata Om Jimmy DS. Penilaian lomba di kelas lovebird memang kompleks. Variabelnya cukup banyak. Tidak hanya volume yang keras. Meski volume LB Kusumo bukan yang